Jajanan Khas Jajanan KhasCatatan pilihan untuk pembaca Indonesia.
food

Jajanan Khas Sederhana dari Pulau Flores yang Mudah Dibuat di Rumah

Ragam jajanan khas sederhana dari Pulau Flores yang mudah dibuat di rumah, lengkap dengan bahan, langkah praktis, dan cerita kuliner lokal.

22 May 2026 · 6 menit baca · oleh Yusuf Iskandar
Jajanan Khas Sederhana dari Pulau Flores yang Mudah Dibuat di Rumah

Pagi di Pulau Flores sering dimulai dengan aroma pisang matang, kelapa parut, dan minyak panas dari dapur rumah. Di beberapa kampung, jajanan tidak dibuat untuk dipajang lama. Adonan diolah secukupnya, digoreng atau dikukus, lalu disajikan bersama kopi dan teh. Kesederhanaan bahan membuat jajanan terasa dekat dengan keseharian.

Sejak menulis tentang kuliner pada 2021, saya beberapa kali mencoba membuat jajanan rumahan dengan bahan yang mudah ditemukan di pasar setempat. Hasilnya tidak selalu seragam, terutama saat memakai pisang atau singkong dengan kadar air berbeda. Namun, proses ini mengajarkan satu hal penting: jajanan khas yang enak tidak memerlukan teknik rumit. Bahan segar, api yang sesuai, dan takaran yang masuk akal sudah cukup menjadi awal.

Kue cucur gula merah dengan bahan dapur

Kue cucur dikenal di berbagai daerah Indonesia dengan bentuk bundar, bagian tengah tebal, dan pinggiran berenda. Versi sederhana dapat dibuat dari tepung beras, tepung terigu, gula merah, dan air. Tekstur yang baik berada di antara kenyal dan lembut, dengan permukaan sedikit berserat setelah digoreng.

Bahan yang saya gunakan adalah 150 gram tepung beras, 50 gram tepung terigu, 125 gram gula merah yang disisir, 250 mililiter air, dan sejumput garam. Minyak diperlukan untuk menggoreng. Jika ingin aromanya lebih kuat, daun pandan dapat direbus bersama larutan gula.

Rebus air, gula merah, garam, dan pandan sampai gula larut. Saring, lalu tunggu sampai hangat. Campurkan tepung beras dan tepung terigu dalam wadah. Tuangkan larutan gula sedikit demi sedikit sambil diaduk. Adonan perlu diuleni menggunakan sendok atau tangan bersih selama sekitar 5 menit agar teksturnya lebih lentur.

Diamkan adonan minimal 30 menit. Waktu istirahat membantu tepung menyerap cairan. Panaskan minyak dalam wajan cekung dengan api sedang. Ambil satu sendok sayur adonan, tuangkan ke tengah minyak, lalu siram bagian atasnya memakai minyak panas. Jangan membalik kue terlalu sering karena bentuknya bisa rusak.

Kue cucur matang ketika bagian pinggirnya kecokelatan dan bagian tengah tidak lagi basah. Angkat, tiriskan, lalu sajikan hangat. Jika kue terlalu keras, kemungkinan minyak terlalu panas atau adonan terlalu kental. Tambahkan satu sampai dua sendok makan air sebelum menggoreng bagian berikutnya.

Kue cucur gula merah berbentuk bundar di atas piring anyaman

Kue pisang kukus untuk camilan keluarga

Pisang menjadi bahan praktis karena mudah ditemukan dan bisa diolah ketika kulitnya mulai berbintik. Pisang matang memberi rasa manis alami, sehingga jumlah gula dapat disesuaikan. Untuk jajanan kukus, pisang kepok atau pisang raja menghasilkan tekstur cukup padat dan aroma yang jelas.

Siapkan 5 buah pisang matang, 100 gram tepung terigu, 2 sendok makan gula pasir, 1 butir telur, 100 mililiter santan, 1 sendok makan minyak goreng, dan sejumput garam. Daun pisang bisa dipakai sebagai alas cetakan. Jika tidak tersedia, gunakan cetakan kecil yang sudah diolesi minyak.

Haluskan pisang menggunakan garpu. Tidak perlu membuatnya benar-benar lembut karena sedikit potongan pisang memberi tekstur menarik. Masukkan telur, gula, garam, santan, dan minyak, kemudian aduk rata. Tambahkan tepung sedikit demi sedikit hingga adonan tidak terlalu cair.

Panaskan kukusan lebih dulu. Lapisi tutup kukusan dengan kain bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan kue. Tuangkan adonan ke cetakan, tetapi jangan sampai penuh. Kukus selama 20 sampai 25 menit. Kue matang ketika permukaannya padat dan lidi yang ditusukkan di bagian tengah keluar tanpa adonan basah.

Kue pisang kukus cocok disajikan pada sore hari bersama kopi hitam. Saya biasanya menambahkan kelapa parut kukus tanpa gula sebagai pendamping. Kelapa memberi rasa gurih dan membuat jajanan sederhana ini terasa lebih lengkap.

Gunakan pisang yang benar-benar matang, tetapi tidak berair. Pisang terlalu lembek dapat membuat adonan berat dan sulit matang. Bila adonan tampak sangat encer, tambahkan satu sendok makan tepung, lalu periksa kembali kekentalannya.

Ubi goreng renyah dengan sambal gula

Ubi goreng termasuk jajanan yang mudah dibuat saat ingin camilan cepat. Di rumah, ubi dapat dipotong memanjang seperti kentang goreng atau dibelah menjadi potongan tebal. Bagian luar akan lebih renyah jika ubi direndam sebntar dalam air garam sebelum digoreng.

Untuk empat porsi kecil, gunakan 500 gram ubi, 100 gram tepung beras, 2 sendok makan tepung tapioka, 2 siung bawang putih halus, 1 sendok teh garam, dan sekitar 150 mililiter air. Campurkan tepung, bawang putih, dan garam. Tuang air secara bertahap sampai terbentuk adonan pelapis yang cukup encer.

Kupas ubi, cuci, lalu potong dengan ukuran seragam. Rendam selama 10 menit, tiriskan, dan keringkan menggunakan kain bersih. Celupkan potongan ubi ke dalam adonan. Goreng dengan minyak panas menggunakan api sedang. Jangan memasukkan terlalu banyak ubi sekaligus karena suhu minyak akan turun dan hasilnya lebih berminyak.

Goreng sampai permukaan berwarna kuning keemasan. Untuk hasil lebih renyah, lakukan penggorengan dua tahap. Tahap pertama cukup sampai ubi matang, kemudian tiriskan selama beberapa menit. Goreng kembali dengan minyak lebih panas hingga bagian luar garing.

Sebagai pendamping, buat sambal gula sederhana dari 75 gram gula merah, 2 cabai merah, 1 cabai rawit, sedikit garam, dan 2 sendok makan air. Haluskan cabai dan garam, masak bersama gula merah serta air sampai mengental. Sambal ini dapat disiram tipis di atas ubi atau disajikan terpisah.

Jajanan berbahan ubi juga berkaitan dengan kebiasaan pangan lokal karena umbi dapat disimpan lebih lama daripada beberapa bahan segar. Menurut data Badan Pusat Statistik, produksi ubi kayu Indonesia pada 2023 tercatat sekitar 15,5 juta ton. Angka tersebut menunjukkan bahwa singkong dan kelompok umbi tetap menjadi bahan penting dalam pangan masyarakat, termasuk untuk camilan rumahan.

Ubi goreng renyah dengan sambal gula merah dalam piring keramik

Jagung titi versi rumahan

Jagung titi merupakan camilan yang lekat dengan wilayah Nusa Tenggara Timur. Cara tradisionalnya menggunakan biji jagung yang dipipihkan, lalu dipanggang sampai kering. Teksturnya tipis dan renyah, sedangkan rasanya gurih dengan aroma panggang. Nama dan cara penyajiannya dapat berbeda di tiap daerah, tetapi prinsipnya tetap memakai jagung sebagai bahan utama.

Untuk versi rumahan, gunakan 250 gram jagung pipil kering, 1 sendok teh garam, dan 1 sendok makan minyak kelapa atau minyak goreng. Rendam jagung selama 6 sampai 8 jam agar bijinya lebih lunak. Tiriskan sampai tidak terlalu basah.

Panaskan wajan datar tanpa minyak. Masukkan beberapa biji jagung, lalu tekan menggunakan dasar gelas tahan panas atau alat pemipih yang bersih. Tekan perlahan sampai biji melebar dan tipis. Jangan menekan terlalu keras karena biji dapat pecah tidak beraturan.

Panggang lembaran jagung dengan api kecil sampai kering. Balik sekali agar kedua sisi matang. Setelah itu, olesi sedikit minyak yang sudah dicampur garam. Panggang kembali selama beberapa menit. Jagung titi siap disimpan setelah benar-benar dingin.

Pembuatan camilan ini membutuhkan kesabaran karena setiap biji harus dipipihkan. Saya biasanya menyiapakan minuman panas sambil mengerjakannya, sehingga proses terasa lebih ringan. Gunakan wajan yang permukaannya rata dan api kecil agar jagung tidak cepat gosong. Jika ingin rasa manis, sebagian garam dapat diganti dengan gula halus setelah jagung matang.

Informasi mengenai jagung titi dan ragam pangan Indonesia dapat dibaca melalui Wikipedia Indonesia tentang makanan tradisional Indonesia. Sumber tersebut membantu melihat bahwa jajanan sederhana sering memiliki hubungan kuat dengan bahan pangan dan kebiasaan masyarakat setempat.

Jagung titi tipis dan renyah tersusun di atas tampah bambu

Jajanan khas sederhana menjadi istimewa karena membawa cerita tentang bahan yang tersedia, cara memasak keluarga, dan waktu yang diluangkan untuk menikmatinya. Dari kue cucur, kue pisang, ubi goreng, sampai jagung titi, semuanya dapat dibuat dengan peralatan dapur biasa. Di Pulau Flores, saya menemukan bahwa resep semacam ini paling nikmat ketika disajikan hangat, dibagi bersama keluarga, dan tidak dibuat terburu-buru.

Tag: #jajanan khas #resep sederhana #kuliner Flores